Latar belakang adalah bagian pertama yang dibaca dosen, dan sering kali bagian yang paling banyak dicoret. Kuncinya ada pada alur: pembaca harus diantar dari gambaran umum ke masalah spesifik yang kamu teliti, tanpa lompatan. Cara paling mudah untuk menyusunnya adalah pola piramida terbalik.
Apa itu pola piramida terbalik?
Bayangkan corong. Bagian atas lebar (konteks umum), lalu makin ke bawah makin sempit, sampai berujung pada satu titik: alasan penelitianmu perlu dilakukan. Umumnya latar belakang terdiri dari 5 sampai 7 bagian berikut.
- Konteks umum. Kenalkan topik besar dan mengapa topik itu penting. Dukung dengan data atau kebijakan. Contoh: peran literasi sains dalam pendidikan abad 21.
- Kondisi ideal (das sollen). Apa yang seharusnya terjadi menurut teori, standar, atau aturan. Contoh: kurikulum menargetkan siswa mampu berpikir ilmiah.
- Kondisi nyata (das sein). Apa yang sebenarnya terjadi. Gunakan data: hasil survei, laporan resmi, atau observasi awal. Contoh: skor literasi sains siswa yang masih rendah, atau hasil wawancara dengan guru.
- Kesenjangan atau masalah. Tunjukkan jarak antara ideal dan nyata. Inilah masalah penelitianmu.
- Penelitian terdahulu. Ringkas apa yang sudah diteliti orang lain dan hasilnya. Jangan sekadar mendaftar, tapi bandingkan.
- Celah penelitian. Jelaskan apa yang belum dijawab penelitian sebelumnya, misalnya konteks, subjek, variabel, atau metode yang berbeda.
- Solusi dan tujuan. Tawarkan penelitianmu sebagai jawaban, lalu arahkan ke judul.
Contoh alur singkat
Paragraf 1 (umum): Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi utama yang dibutuhkan siswa di abad 21...
Paragraf 2 (ideal): Kurikulum yang berlaku menempatkan pembelajaran biologi sebagai sarana melatih siswa mengamati, menalar, dan menyimpulkan...
Paragraf 3 (nyata): Namun, observasi awal di SMA X menunjukkan sebagian besar siswa masih kesulitan menyusun argumen berdasarkan data...
Paragraf 4 (penelitian terdahulu & celah): Beberapa penelitian menunjukkan model Problem Based Learning mampu meningkatkan berpikir kritis, tetapi sebagian besar dilakukan di jenjang SMP dan belum dipadukan dengan media digital...
Paragraf 5 (solusi): Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian berjudul...
Tips agar tidak dicoret dosen
- Setiap klaim butuh sumber. Kalimat seperti "banyak siswa malas membaca" harus didukung data atau rujukan.
- Pakai data terbaru. Usahakan sumber 5 sampai 10 tahun terakhir, kecuali teori klasik.
- Satu paragraf, satu gagasan. Buka dengan kalimat utama, lalu kembangkan dengan bukti.
- Hubungkan antarparagraf. Gunakan kata penghubung seperti "namun", "oleh karena itu", "sejalan dengan itu".
- Variabel dalam judul harus muncul. Semua variabel penelitianmu perlu dibahas di latar belakang.
- Panjangnya proporsional. Umumnya 3 sampai 6 halaman, tapi ikuti pedoman kampusmu.
Kesalahan yang paling sering terjadi
- Terlalu panjang membahas sejarah atau definisi, masalahnya baru muncul di halaman terakhir.
- Penelitian terdahulu hanya ditempel tanpa analisis.
- Tidak ada data kondisi nyata, sehingga masalahnya terkesan dibuat-buat.
- Kesimpulan latar belakang tidak nyambung dengan judul dan rumusan masalah.
Checklist sebelum bimbingan
- Ada konteks umum yang didukung data.
- Kondisi ideal dan kondisi nyata sama-sama jelas.
- Masalah penelitian tersurat, bukan tersirat.
- Penelitian terdahulu dibandingkan, bukan cuma didaftar.
- Celah penelitian disebutkan dengan jelas.
- Paragraf terakhir mengarah ke judul.